Proses pembangunan ini pun menuai pro dan kontra di negaranya. Pasalnya, menara ini dianggap terlalu mahal dan rumit untuk direplikasi. Namun, perancang bangunan berpendapat sebaliknya.
"Kami menggandakan ukuran cermin hingga tiga kali lipat dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Semuanya terhubung dengan WiFi, bukan oleh kabel. Menara dan ketel uap juga dirancang guna mengurangi biaya. Semuanya dilakukan untuk mengejar keuntungan," ujar CEO Megalim Power, Eran Gartner, yang sekaligus sebagai kepala proyek.
Saat ini struktur bangunan surya tertinggi di dunia adalah pabrik Ivanpah, yang terletak di Gurun Mojave, California. Bangunan terdiri dari tiga menara dengan ketinggian 459 kaki.
(Rizkie Fauzian)