Seram! Menara Ini Terbuat dari Ratusan Tengkorak Manusia

Agregasi BBC Indonesia, Jurnalis · Minggu 13 Desember 2020 11:25 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 13 470 2326726 seram-menara-ini-terbuat-dari-ratusan-tengkorak-manusia-Uu1IdovCTa.jpg Menara Tengkorak Manusia (Foto: Reuters)

JAKARTA - Para arkeolog telah menggali lebih banyak bagian dari menara Aztec yang dibentuk dari tengkorak manusia di bawah pusat Meksiko City. Institut Antropologi dan Sejarah Nasional Meksiko (INAH) mengatakan 119 tengkorak lainnya telah ditemukan.

Struktur menara ini ditemukan pada 2015 saat dilakukan restorasi sebuah bangunan di ibu kota Meksiko. Tumpukan tengkorak ini diyakini bagian dari sebuah rak tengkorak dari bangunan kuil dewa matahari, perang dan pengorbanan manusia di masa peradaban Aztec.

Dikenal sebagai Huey Tzompantli, rak tengkorak ini berdiri di sudut bangunan kuil Huitzilopochtli, dewa pelindung ibu kota Aztec, Tenochtitlan.

Masyarakat Aztec adalah sekelompok orang berbahasa Nahuatl yang menguasai sebagian besar wilayah Meksiko bagian tengah dari abad ke-14 hingga abad ke-16.

Baca Juga: Unik, Desainer Ini Ciptakan Kantor Mungil dengan Suasana Alam 

Kekaisaran mereka digulingkan oleh kehadiran penjajah Spanyol yang awal mula kedatangannya dipimpin Hernán Cortés. Mereka merebut Tenochtitlan pada 1521.

Ketika Cortés menduduki ibu kota Aztec, sekitar 500 tahun silam, keberadaan menara tengkorak itu menimbulkan ketakutan para tentaranya.

Situs berbentuk silinder itu ditemukan di dekat Katedral Metropolitan yang dibangun di atas Templo Mayor (Kuil Agung), salah satu kuil utama ibu kota Tenochtitlan, yang kini dikenal sebagai Meksiko City.

"Keberadaan Tempo Mayor terus mengejutkan kami, dan Huey Tzompantli tidak diragukan lagi adalah salah satu penemuan arkeologi paling mengesankan dalam beberapa tahun terakhir di negara kami," kata Menteri Kebudayaan Meksiko, Alejandra Frausto.

Para arkeolog telah mengidentifikasi tiga fase pembangunan menara tersebut, yang dimulai antara 1486 dan 1502.

Penemuan struktur menara tengkorak ini mengejutkan para antropolog, yang semula berharap menemukan tengkorak para prajurit pria berusia muda, tetapi juga menemukan tengkorak wanita dan anak-anak.

Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang praktik pengorbanan manusia di masa Kekaisaran Aztec.

"Walaupun kami tidak dapat mengatakan berapa banyak dari orang-orang ini adalah pejuang, kemungkinan beberapa diantaranya adalah tawanan yang ditakdirkan untuk upacara pengorbanan," kata arkeolog Raul Barrera.

"Kami tahu bahwa mereka semua disucikan," tambahnya. "Diubah menjadi semacam hadiah bagi para dewa atau bahkan personifikasi dewa itu sendiri."

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini