4 Kebijakan Ekonomi Trump, Mulai dari TPP hingga Ambisi PDB Amerika

Raisa Adila, Jurnalis
Sabtu 21 Januari 2017 14:51 WIB
Donald Trump (Foto: Reuters)
Share :

JAKARTA – Donald Trump telah resmi dilantik menjadi Presiden Amerika Serikat (AS). Pelantikan merupakan momentum yang ditunggu-tunggu oleh pelaku pasar, sebab investor bisa mendapat kepastian soal arah kebijakan negeri yang kerap disebut sebagai lokomotif ekonomi dunia.

Kepastian itu pun terurai saat Trump membacakan pidatonya, saat ia mengambil sumpah jabatan pada hari Jumat, 20 Januari 2017 waktu setempat. Berikut ini rinciannya, seperti dikutip Sabtu (21/1/2017).

1. Pertumbuhan ekonomi Amerika

Trump menargetkan pertumbuhan ekonomi tahunan sebesar 4%. "Untuk mendapatkan ekonomi kembali ke jalurnya, Presiden Trump telah memiliki rencana berani untuk membuat 25 juta lapangan kerja baru Amerika di dekade berikutnya dan kembali ke pertumbuhan ekonomi tahunan 4%. Strategi tersebut mencakup tarif pajak yang lebih rendah dan pengurangan regulasi," tulis website White House melansir Bloomberg, Sabtu (21/1/2017).

Sekadar informasi, ekonomi AS saat ini berada di tingkat tahunan rata-rata 2,1% sejak resesi terakhir pada Juni 2009. Para ekonom memperkirakan produk domestik bruto tumbuh 2,3% tahun ini dan tahun depan. Terakhir kali pertumbuhan AS menduduki 4% dalam satu tahun kalender penuh pada tahun 2000 yaitu 4,1%.

Trump pada September lalu menyerukan tujuan pertumbuhan ekonomi 4% dan rencananya akan membuat rata-rata ekspansi 3,5% selama 10 tahun.

Sementara itu, ekonom sebagian besar skeptis bahwa AS dapat tumbuh pada kecepatan seperti itu untuk periode waktu yang berkelanjutan, bahkan dengan bantuan dari stimulus fiskal atau kebijakan lainnya. The Federal Reserve melihat potensi pertumbuhan jangka panjang perekonomian di kisaran 1,8%.

2. Kebijakan TPP

Tulisan selanjutnya, menegaskan kembali janji Trump saat membuat kebijakan perdagangan selama kampanye. Hal ini dimulai dengan menarik diri dari Trans-Pacific Partnership dan memastikan bahwa setiap transaksi perdagangan baru berlandaskan kepentingan pekerja Amerika.

3. Renegosiasi NAFTA

Trump juga berkomitmen untuk renegosiasi Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara (NAFTA).

4. Tenaga Kerja

Target 10 tahun dari 25 juta pekerjaan yang diumumkan Trump pada September, juga dilihat sebagai peregangan kebijakan, mengingat bahwa pasar tenaga kerja sudah dianggap relatif ketat.

"Kami akan mengikuti dua aturan sederhana: membeli Amerika dan mempekerjakan Amerika," kata Trump dalam pidato pelantikannya.

(Raisa Adila)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya