Semangatnya Penjual Aksesori Imlek di Pasar Glodok

Lidya Julita Sembiring, Jurnalis
Sabtu 28 Januari 2017 13:17 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada 28 Januari 2017 nanti sudah terlihat euforianya. Hal ini terlihat dari pasar Glodok yang berada di Jakarta.

Di pasar Glodok sudah banyak pedagang yang menjual berbagai perlengkapan bernuansa merah tersebut. Selain itu masyarakat Tionghoa yang berada di Jakarta mulai berdatangan membeli perlengkapan dan aksesoris untuk menghiasi rumah mereka.

Saat memasuki kawasan jalan Pancoran nuansa merah terlihat di sepanjang jalan dengan berbagai aksesoris seperti lampion dan gantungan yang di pajang. Penempatan lampion pun diatur dengan rapi dan unik untuk menarik perhatian pembeli.

Selain itu baju khas China juga di pajang di sepanjang jalan. Terlihat pedagang menjajakan barang daganganya kepada setiap orang yang lewat.

Ugi Sugiono salah satu pedagang aksesoris Imlek membuka tokonya sejak pagi dan mulai menata barang dagangannya dengan rapi. Pria setengah baya yang lahir di Jawa tersebut mengatakan semangat saat membuka toko karena sudah menjelang Imlek dan toko pasti ramai seperti hari kemarin. Ia pun mengatakan menjelang tahun baru Imlek ini ia biasa mendapatkan omzet yang lebih tinggi dari hari biasa.

"Semangat dong mba, kalau saya enggak semangat nanti rezekinya enggak diberkahi. Saya jual banyak seperti yang dilihat, ada lampion, gantungan, tempelan ayam, sama amplop angpao sih yang pasti," ungkapnya.

Ugi sendiri sudah mulai berjualan di daerah jalan Pancoran sejak 2004 silam. Dengan bermodalkan uang sedikit ia dari Jawa mengadu nasib ke Jakarta. "Awalnya coba-coba jual jajakan tanpa kios dan hanya amplop saja, sekarang Alhamdulillah bisa lumayan walaupun belum punya toko yang besar," tuturnya.

Ia sendiri menjual aksesoris dengan harga yang beragam tergantung dari ukuran besarnya dan jumlahnya. Tapi ia mengatakan menjual dengan harga grosir. Lampion paling mahal dari Rp50.000-Rp1.500.000, Tempelan dari Rp20.000-Rp60.000 dan angpau Rp10.000-Rp30.000.

Ia melayani pembeli dengan senyum sambil sesekali bergurau dengan pembeli yang menawar dagangannya. Harapannya untuk saat ini adalah bisa mendapatkan kios yang layak dan murah.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya