Duh, Deutsche Bank Rugi USD1,5 Miliar

Koran SINDO, Jurnalis
Jum'at 03 Februari 2017 10:40 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

FRANKFURT - Deutsche Bank kemarin melaporkan rugi bersih senilai 1,4 miliar euro atau sekitar USD1,5 miliar pada 2016. Kinerja raksasa perbankan asal Jerman tersebut merosot akibat terkena denda, rendahnya penerimaan, serta biaya restrukturisasi.

Pada kuartal keempat tahun lalu, perusahaan membukukan rugi sebesar 1,9 miliar euro akibat dampak denda serta kompensasi yang harus dibayarkan bank tersebut sebesar USD7,2 miliar akibat keterlibatannya dalam krisis sekuritas berbasis pinjaman perumahan pada 2008 di Amerika Serikat (AS).

Perbankan yang berbasis di Frankfurt tersebut bulan lalu terpaksa harus memangkas pembayaran bonus bagi seperempat karyawannya seiring penurunan pendapatan akibat bunga rendah, makin ketatnya regulasi, serta kewajiban menambah permodalan terkait krisis keuangan di Eropa.

Permasalahan-permasalahan tersebut menyebabkan bank tersebut harus menanggung kerugian sekitar 200 juta euro lebih besar ketimbang perkiraan para analis di FactSet. Kendati demikian, kinerja perusahaan masih lebih baik ketimbang rugi sebesar 7 miliar euro pada 2015.

Denda yang harus dibayarkan di AS oleh bak tersebut terbesar yang harus dibayarkan institusi finansial lainnya akibat kesalahan pengelolaan terkait krisis pada 2008. Namun, jumlah itu masih di bawah tuntutan awal Departemen Kehakiman AS sebesar USD14 miliar. Di luar itu, Deutsche Bank juga masih harus berurusan dengan sanksi yang diterapkan pihak berwenang New York dan Inggris sejumlah USD630 juta akibat dugaan pencucian uang di Rusia.

Dampak dari persoalanpersoalan yang dihadapi perusahaan, Chief Executive Deutsche Bank John Cryan merilis rencana restrukturisasi ketat dengan memangkas 200 cabang di Jerman dan sekitar 9.000 karyawan dari total 100.000 karyawan tetapnya.

”Kinerja pada 2016 sangat dipengaruhi oleh aksi yang diambil manajemen untuk memperbaiki serta memodernisasi bank, dan juga turbulensi yang tengah dialami Deutsche Bank,” ungkap Cryan dalam pernyataan tertulis yang dikutip AFP kemarin.

(Dani Jumadil Akhir)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya