"Pesaing nasional terdekat adalah AS. Pada 2016 hanya memiliki tujuh penyelesaian proyek (bangunan tertinggi) dan China ada 84. Jarak yang jauh ini jelas China akan mengungguli AS," jelas laporan tersebut.
Meskipun China mendominasi, namun 2016 bukan tahun untuk memecahkan rekor bangunan supertalls (bangunan lebih dari 300 meter) atau megatalls (bangunan lebih dari 500 meter).
CBTUH berharap sekira 12 hingga 20 bangunan supertinggi bisa rampung pada 2017, terutama di Asia dan Timur Tengah. Laporan juga mengungkapkan bahwa 2016 merupakan tahun besar bagi pemecah rekor lokal, dengan 18 bangunan lebih dari 200 meter yang menjadi tertinggi di negara mereka, kota atau wilayah.
Ini termasuk Gama Tower di Jakarta (sekarang gedung tertinggi di Indonesia), Vostok Tower di Moskow (bangunan tertinggi di Eropa), Mahanakhon yang dirancang oleh Ole-Scheeren (sekarang tertinggi di Thailand) dan Torre Reforma (sekarang tertinggi di Meksiko).
(Dani Jumadil Akhir)