Mengerikan! Ekspor Senjata Naik ke Level Tertinggi Sejak Perang Dingin

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Rabu 22 Februari 2017 00:17 WIB
Ilustrasi Alutsista. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Perdagangan alat utama sistem persenjataan (Alutsista) global tercatat meningkat ke level tertinggi sejak akhir Perang Dingin. Hal ini lantaran adanya ketegangan geopolitik di beberapa daerah.

Studi yang dilakukan oleh Stockholm International Peace Research Institute (SIPRI) mencatat bahwa lonjakan permintaan senjata ini dipicu oleh konflik di Timur Tengah, ketegangan di Laut China Selatan serta ancaman dari Rusia ke negara tetangganya.

Adapun eksportir senjata terbesar di dunia, masih dipegang oleh Amerika Serikat (AS) dengan dominasi 33% dalam lima tahun terakhir. Sementara di posisi kedua, ditempati oleh Rusia dan ketiga adalah China.

Amerika telah melakukan ekspor setidaknya kepada 100 negara selama periode lima tahun terakhir, menguasai perdagangan secara signifikan lebih dari negara pengekspor lainnya. Dari semua ekspor dalam lima tahun terakhir, 47% berakhir di Timur Tengah. Pembeli utama adalah Saudi Arabia, UAE dan Turki.

Banyak negara di Timur Tengah yang terlibat dalam konflik bersenjata di Suriah dan Yaman. Sementara Irak, memerangi gerilyawan di wilayah mereka sendiri. Selain itu, ada kekerasan di Suriah yang meletus hampir enam tahun yang lalu.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya