JAKARTA – Popularitas Labuan Bajo sebagai salah satu destinasi wisata unggulan menarik pengusaha perhotelan untuk berinvestasi membangun hotel dan resor berkelas di sana.
Presiden Direktur Mandapa Ritz-Carlton Reserve (PT Sukses Primatama Bersama) Erwin Santosa Kadiman mengatakan, setelah sukses mengembangkan Mandapa di Bali, pihaknya melirik Labuan Bajo di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), sebagai lokasi potensial untuk membangun hotel dan resor.
Erwin meyakini, destinasi dengan ikon komodo itu ke depan akan terus menjadi destinasi yang diminati para wisatawan. ”Kami berencana membangun di sana mulai hotel bintang tiga hingga resor. Semoga tahun ini bisa dilaksanakan groundbreaking untuk hotel bintang tiga. Lokasinya dekat Kota Labuan Bajo,” ujarnya di Jakarta.
Menurut Erwin, banyak pengusaha hotel yang tertarik membuka hotel di destinasi wisata yang sudah berstatus Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata, seperti halnya Mandalika di Lombok, NTB. Menurut dia, KEK memang menawarkan banyak insentif, tapi pihaknya dalam mengembangkan bisnis perhotelan tidak semata mempertimbangkan insentif.
”Kami melirik Labuan Bajo karena passion. Kami melihat setelah Bali, orang (wisatawan) akan larinya ke Labuan Bajo. Apalagi sekarang sudah ada penerbangan langsung dari Bali dan Jakarta,” ucapnya. Sebelumnya, dalam perbincangan dengan KORAN SINDO, Bupati Manggarai Barat Agustinus Ch Dula mengungkapkan, sejumlah merek hotel ternama, seperti Alila dan Ayana juga berkomitmen membangun hotel dan resor di wilayahnya.