”Mereka sudah punya lahannya dan minta kami menyiapkan akses menuju lokasi. Seharusnya bisa groundbreaking tahun ini,” ucapnya seraya menambahkan, saat ini di Manggarai Barat sudah ada sembilan hotel berbintang, hotel melati, resor atau cottage,dan homestay.
Lebih lanjut Erwin menambahkan, seperti halnya Mandapa di Ubud, Bali, hotel dan resor yang akan dibangun di Labuan Bajo juga akan memiliki keunikan dan eksotisme tersendiri. Sebagai gambaran, Mandapa yang merupakan besutan The Ritz-Carlton Reserve menawarkan pengalaman yang berbeda dibanding resor lain.
Sasarannya para tamu yang menginginkan tidak sekadar menginap melainkan bisa menikmati ketenangan dan nuansa alami pedesaan yang tenteram. General Manager Mandapa Ana Gorjao Henriques mengatakan, Mandapa yang dibuka sejak September 2015 pada tahun pertama okupansinya mencapai 45% dan lebih tinggi lagi di tahun kedua.
Saat musim liburan pada Juli dan Agustus serta akhir tahun okupansi bisa mencapai 100%. Demikian halnya saat tahun baru China atau Imlek okupansinya mencapai 95%. ”Sejauh ini tamu yang menginap kami paling banyak dari Amerika Serikat, disusul China,” ungkapnya.
(Raisa Adila)