Pabrik Finishing Sritex Beroperasi, Produksi Zara Bakal Meningkat

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Selasa 14 Maret 2017 14:57 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Emiten tekstil, PT Sri Rejeki Isman Tbk atau Sritex mulai mengoperasikan pabrik finishing anyar di Sukoharjo, Jawa Tengah dengan kapasitas 120 juta yards per tahun.

”Beroperasinya pabrik baru, akan meningkatkan target produksi secara bertahap dengan utilisasi rata-rata 50%," kata Presiden Direktur Sritex, Iwan Setiawan Lukminto di Jakarta.

Pabrik baru itu dibangun di atas lahan seluas 5 hektare (ha) dan mesin untuk pabrik dibeli dari Eropa dan Tiongkok. Tahun ini, perusahaan dengan kode emiten SRIL tidak mematok ekspasi tinggi. Perusahaan ini hanya menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) USD15 juta atau turun 75% dibandingkan tahun lalu sekitar USD60 juta.

Minimnya capex disebabkan oleh strategi perusahaan yang tidak menganggarkan penambahan kapasitas tahun ini. Hingga akhir tahun, kapasitas produksi spinning ditargetkan naik 16% menjadi 645.000 bales pertahun. Sedangkan waving meningkat 50% menjadi 120 juta per tahun. Dyeing/finishing naik 240 juta yard dan garmen naik 67% menjadi 30 juta potong per tahun.

Produk yang dibuat juga akan bertambah dengan nilai tambah yang lebih tinggi. Mulai dari lini pakaian fashion maupun seragam kerja, hingga membuat perlengkapan militer seperti tas, tenda, dan ponco. Sementara di produk hulu SRIL masih menjajakan yarn, greige, dyed fabric, printed fabric. SRIL optimistis bisa menggenggam pendapatan mencapai USD716 juta hingga USD760 juta, dengan laba bersih mencapai USD65 juta hingga USD69 juta.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
BRI
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya