Laba Bersih Naik 29%, Jababeka Berhasil Dapat Rp426,5 Miliar

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Selasa 04 April 2017 16:23 WIB
Ilustrasi laporan keuangan. (Foto: Depkeu)
Share :

JAKARTA - Sepanjang tahun 2016 kemarin, PT Jababeka Tbk (KIJA) membukukan laba bersih Rp426,5 miliar atau tumbuh 29% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp331,4 miliar. Perseroan mengungkapkan, faktor utama peningkatan ini yakni efek dari keuntungan selisih kurs sebesar Rp132,7 miliar yang dibukukan pada tahun 2016.

Sementara rugi selisih kurs tahun 2015 yakni Rp116,2 miliar. Keuntungan selisih kurs neto tersebut merupakan jumlah dari keuntungan atau kerugian selisih kurs pendanaan dan keuntungan dari kontrak lindung nilai (hedging) serta keuntungan atau kerugian selisih kurs operasi. Hal ini dapat ditemukan dalam catatan atas laporan keuangan konsolidasi 2016 yang diaudit.

Untuk penjualan real estate secara pemasaran (marketing sales), KIJA membukukan Rp1,56 triliun pada tahun 2016. Nilai ini melampaui 11% target yakni Rp1,4 triliun dan juga melebihi 50% dari pencapaian 2015 sebesar Rp1 triliun. Pada 2016, penjualan di Cikarang tetap menjadi kontributor utama dalam marketing sales dengan Rp1,15 triliun seluas 21 hektare. Hal ini sejalan dengan target 2016.

Kemudian pencapaian mareting sales yang menggembirakan dari kawasan industri di Kendal sebesar Rp359 miliar (dengan luas 26 hektare) jauh melampaui target 2016 yakni Rp250 miliar. Nilai ini ikut menambah secara signifikan hasil penjualan di Cikarang. Tanjung Lesung dan produk lainnya juga menambahkan marketing sales 2016 sebesar Rp55 miliar. (bani)

Sedangkan untuk absolut laba kotor perseroan mengalami penurunan sebesar 10% menjadi Rp1.243 miliar pada 2016. Marjin laba kotor konsolidasi untuk 2016 tercatat sebesar 42,4%, sedikit turun dibandingkan dengan 44,2% pada tahun 2015. Penurunan marjin laba kotor ini terutama disebabkan hasil dari bauran produk (product mix) dalam pilar real estate and property.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya