"Mitos itu menarik buat mereka yang percaya nilai makna, simbolik. Kenapa sih (patung Pancoran) nunjuk? Bagi masyarakat yang belum berkembang maju, mungkin makna itu dikembangkan. Padahal mungkin desain tidak menunjukkan sesuatu, tapi itu (gestur tangan) karakter patung," ucapnya kepada Okezone di Jakarta belum lama ini.
Selain mitos tersebut, ia juga menyebut ada mitos lainnya yang beredar tentang Patung Pancoran. Dia mencontohkan, seperti kaki patung yang seolah membentuk angka 7. Padahal, bila dilihat dari gestur tangan patung Pancoran tersebut, bisa saja gestur tangan patung tersebut hanya menunjukkan suatu posisi biasa.
"Tapi mitos itu menarik untuk dikembangkan. Mitos makna dan simbolik pesan apa yang disampaikan oleh patung," pungkas Yayat.
(Dani Jumadil Akhir)