Tercatat hingga kuartal pertama 2017, perseroan sudah tambah toko kurang lebih 400 gerai dari total target 1.500 itu. Selain itu, perseroan juga menargetkan bisa memperluas ekspansi di Filipina dengan menambah 100-150 gerai di sana. "Jadi nanti totalnya di Filipina ada 300-350 gerai,” katanya
Sementara sumber dana untuk capex tersebut 30% akan berasal dari pinjaman bank dan sisanya dari kas internal. Perseroan pun meyakini strategi yang ekspansif bisa mendorong kinerja keuangan tahun ini."Untuk revenue tahun ini kami targetkan bisa tumbuh double digit. Dengan strategi melakukan ekspansi ini," jelas dia
Sebagai informasi, perseroan melakukan aksi korporasi dengan dengan melanjutkan penawaran umum obligasi dengan mekanisme Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) sebesar Rp3 triliun.
Perseroan akan mengeluarkan obligasi berkelanjutan tahap II tahun 2017 sebesar Rp1 triliun. Dana tersebut akan digunakan untuk melunasi PUB obligasi berkelanjutan tahap I pada 2014 sebesar Rp1 triliun yang jatuh tempo pada Juni 2017.”Penggunaan dana dari obligasi seluruhnya emang untuk refinancing," kata Presiden Direktur Sumber Alfaria Trijaya, Anggara Hans Prawira.
Dalam aksi korpoarasi ini perseroan menunjuk PT BCA Sekuritas dan PT Mandiri Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Obilasi yang ditawarkan ini juga telah memperoleh peringkat AA- dari PT Fitch Ratings Indonesia.