RAHASIA SUKSES: Bos Charoen Pokphand Percaya Tak Ada Bisnis yang Abadi

Martin Bagya Kertiyasa, Jurnalis
Sabtu 29 April 2017 18:10 WIB
Sumber Foto: Forbes
Share :


Setelah lulus dari Beijing Agricultural University, dia kembali ke Thailand pada 1958. Dhanin memulai kariernya dengan bergabung ke rumah jagal yang dikontrol pemerintah atas desakan keluarganya dengan alasan mencari koneksi di kalangan pemerintah Thailand yang diharapkan akan bermanfaat di masa depan. Lima tahun kemudian, ia bergabung dalam bisnis keluarganya.

Ia bergabung dengan bisnis keluarganya saat berusia 25 tahun. Pada 1970, ia ditunjuk untuk menjadi presiden dari CP dan 19 tahun kemudian ia dipercaya menjadi CEO CP Group.


Di bawah kepemimpinannya, CP Group menjadi salah satu konglomerasi terbesar di Asia yang beroperasi di bidang pertanian, telekomunikasi, pemasaran, distribusi dan logistik, perdagangan internasional, petrokimia, pengembangan properti dan lahan, integrasi tanaman, asuransi, automotif, dan makanan hewani.

Dia pun mempekerjakan lebih dari 280 ribu orang yang tersebar di 20 negara. Grup ini memegang aset lebih dari USD50 miliar dan merupakan pemegang saham terbesar di Ping An Insurance, sebuah perusahaan asuransi jiwa China dengan aset lebih dari USD500 miliar.


Dhanin pun mulai berekspansi pada 2015 dengan bermitra lewat perusahaan perdagangan Jepang Itochu, guna membeli 20% saham di China International Trust and Corporation seharga USD10,2 miliar.


Dia pun memiliki rantai 7- Eleven terbesar ketiga di dunia, dengan lebih dari 6.000 toko. Selain itu, dia juga memiliki perusahaan yang beroperasi di belasan negara dan penghasil udang, pakan ternak, dan penghasil ayam terbesar ketiga di dunia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya