"Saya sudah di ESDM enam bulan. Ini kok enggak jalan-jalan, padahal Blok Masela sudah masuk tahap pre-FEED," tuturnya.
Jonan mengaku tidak menetapkan target kapan desain kajian awal ini diserahkan ke pemerintah. Tapi, jika sampai batas waktu kesabarannya habis, Jonan memastikan membatalkan kontrak kerja dengan Inpex.
"Tulis ya, kalau kelamaan pre-FEED saya cabut. Ini sampai saya kehilangan kesabaran. Jadi kalau kelamaan ya saya batalin," tegasnya.
Sebagai informasi, Inpex sebagai operator Blok Masela diminta untuk membuat pre-FEED atau desain awal pengembangan Blok Masela. Dalam pre-FEED mereka harus evaluasi kapasitas 7,5 mtpa plus 474 mmscfd, opsi kedua 9,5 mtpa dan 150 mmscfd. Pre-FEED dilakukan di dua lokasi yakni Pulau Aru dan Pulau Jandena.
(Dani Jumadil Akhir)