Menurut Arief, kedua daerah ini telah memiliki calon investor masing-masing. Namun, investor ini masih belum menandatangani perjanjian kontrak.
"Sudah ada, makanya karena ini relatif dekat, akan dikonfirmasi kalau iya nanti ditandatangani (saat) kita kunjungan ke sana," ungkapnya.
Investor ini nantinya akan membangun berbagai infrastuktur pada kawasan pariwisata ini. Salah satunya adalah hotel dan tempat penginapan lainnya.
"(Investasinya dalam bentuk) amenitas (penunjang), dalam bentuk resort, hotel, dan sebagainya. Bayangkan seperti bangun Nusa Dua," tutupnya.
(Fakhri Rezy)