JAKARTA - Pemerintah Indonesia akan menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) One Belt, One Road di Beijing pada pertengahan Mei. Hari ini, Jumat (5/5/2017), Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mulai melakukan persiapan KTT tersebut dengan memanggil sejumlah Menteri Kabinet Kerja.
Adapun yang dimaksud dengan One Belt One Road adalah jalur ekonomi dan perdagangan dari China melalui jalur laut dan darat hingga ke berbagai negara. Jalur ini kemudian sering diistilahkan dengan 'Jalur Sutera'.
Menurut Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Indonesia hingga saat ini belum memanfatkan potensi Jalur Sutera dengan optimal. Indonesia pun kalah dari Pakistan dalam hal pemanfaatan program ini.
"Ternyata banyak negara, seperti Pakistan itu dapat USD62 miliar dari China. Kita itu selalu takut kadang-kadang, China lagi, China lagi," kata Darmin di Kompleks Istana Negara, Jakarta, Jumat (5/5/2017).
Untuk itu, Darmin ingin Indonesia benar-benar memanfaatkan program ini. Namun, Darmin tak ingin Indonesia menambah utang luar negeri pada program ini.