China Bangun Rumah Sakit Berkapasitas 2.000 Kamar di Medan

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis
Jum'at 12 Mei 2017 19:40 WIB
Audienci ke Gubernur Sumut (Foto: Wahyudi Aulia Siregar/Okezone)
Share :

MEDAN - Perusahaan konsorsium asal China, PT Sunrise International Sumut Investment Group, berniat membangun rumah sakit dengan kapasitas 2.000 tempat tidur di Kota Medan. Dengan jumlah tersebut, rumah sakit berskala internasional itu akan menjadi rumah sakit terbesar di Sumatera Utara (Sumut).

Niat pembangunan rumah sakit itu disampaikan langsung kepada Gubernur Sumut, Tengku Erry Nuradi, saat tiga pemilik perusahaan konsorsium yaitu Stanford, Alvan Sutandy, dan Zhou Xuliang, beraudiensi ke Kantor Gubernur Sumut, Jumat (12/5/2017).

Alvan Sutandy menjelaskan, untuk membangun dan mengoperasikan rumah sakit berkelas internasional tersebut, pihaknya akan membentuk holding company bersama PTPN dan IHC. Rumah sakit itu nantinya dibangun di kawasan Glugur Jalan Yos Sudarso, Medan.

“Untuk tahap pertama dibangun 500 kamar, dan tahap selanjutnya ditambah 1.500 kamar lagi. Ini akan menjadi rumah sakit terbesar,” jelas Alvan Sutandy.

Alvan berharap pembangunan tersebut dapat terealisasi dengan segera dengan dukungan pemerintah daerah. Realisasi pembangunan tergantung izin, kami berharap tahun ini bisa dimulai pembangunannya, tergantung dukungan pemerintah setempat.

“Saya berharap pemeritah di Sumut bisa sinergi untuk pembangunannya,” kata Alvan.

Gubernur Sumatera Utara Tengku Erry Nuradi menyambut baik rencana pembangunan rumah sakit tersebut. Dengan kapasitas yang besar dan peralatan canggih serta tim medis yang profesional, nantinya diharapkan rumah sakit tersebut bisa menjadi pilihan utama warga Sumut atau bahkan Indonesia.

“Dengan demikian, warga Sumut tidak perlu lagi berobat ke luar negeri karena sudah ada rumah sakit yang berkualitas di sini,” ungkapnya.

Ia juga berharap agar rumah sakit tersebut dapat mendukung peningkatan pelayanan kesehatan di Sumatera Utara. Selain itu, investasi yang masuk ke Sumatera Utara untuk pembangunan rumah sakit itu diharap bisa memberikan kontribusi yang besar dalam mendorong kinerja laju pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara.

“Di antaranya dengan mendorong timbulnya industri pasokan bahan baku lokal, proses alih teknologi dan manajemen, serta manfaat bagi investor lokal. Manfaat yang paling menonjol adalah berkembangnya kolaborasi yang saling menguntungkan dan terjalin antar-investor asing dengan kalangan pebisnis lokal. Kita pasti akan permudah proses perizinannya,” pungkas Erry.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya