JAKARTA - Arus mudik 2017 telah berakhir. Pemerintah pun akan mulai persiapan untuk menghadapi arus mudik 2018 pada pekan depan.
Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono pun telah memiliki sejumlah rencana agar layanan pemerintah pada arus mudik 2018 dapat lebih baik dibandingkan tahun ini. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan mempersiapkan rest area.
"Rest area memang kita sudah mikir, bagaimana kita bisa menyiapkan rest area secara optimal. Mungkin bisa juga untuk membawa kuliner setempat supaya bisa hidup. Karena kalau kita bangun rumah, ruang tamu itu bukan untuk halalbihalal desainnya. Kalau mau pakai untuk halalbihalal pasti sewa tenda. Kita sedang kaji untuk mungkin kita carikan jalan keluar untuk rest area ini," kata Basuki yang mengumpamakan rest area seperti ruang tamu saat Lebaran di Gedung Bina Graha, Jakarta, Kamis (6/7/2017) malam.
Tak hanya itu, pada sisi transportasi, Kementerian PUPR juga akan membangun jalan alternatif agar kemacetan dapat terurai. Salah satunya adalah jalan di lintas selatan Pulau Jawa.
"Jadi kita sudah bikin dan evaluasi, karena Nagreg ini kita bikin underpass untuk mengatasi kemacetan. Kita akan bikin alternatif dari Ciawi-Cikijing- Lingkar Jatigede. Agustus konstruksinya sudah kita mulai. Kalau pembebasan lahannya sudah, tinggal 1 km lagi. Karena lingkar Jatigede belum bisa ngisi waduk Jatigede. Kita akan naikkan, relokasi supaya bisa maksimal kapasitas Jatigede sambil menjadikan dia jalur alternatif untuk menghindari kemacetan di Nagreg. Mudah-mudahan bisa kita selesaikan sebelum mudik," kata Basuki.