Tertinggal 20 Tahun, Menko Darmin: Tabungan Haji di Malaysia Sudah ke Pasar Modal!

Dedy Afrianto, Jurnalis
Selasa 01 Agustus 2017 13:33 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

"Jadi yang pasti dana seperti kan dana jangka panjang. Itu kalau ditaruh saja di deposito berapa sih bunganya? 5%-6% cuman segitu deposito. Tapi kalau ada investasi infrastruktur paling sedikit IRR (Internal Rate of Return) 12%-13%, itu pasti profitnya lebih gede," kata Darmin.

Surat berharga negara lainnya juga dapat digunakan sebagai instrumen investasi, salah satunya adalah obligasi. Namun, hal ini masih akan dikaji kembali oleh pemerintah.

"Kalau nanti diterbitkan obligasi itu bukan pembiayaan ditaro duitnya begitu saja. Itu pasti harus dibuat surat obligasi sehingga dia akan menerima return sebulan pasti lebih tinggi dari deposito. Pasti lebih tinggi dari SUN. Pasti lebih tinggi dari bagi hasilnya saham," ujar Darmin.

Obligasi ini, kata Darmin, tak harus dalam bentuk syariah. Surat berharga negara konvensional pun juga dapat digunakan sebagai instrumen investasi.

"Kan tidak harus dalam bentuk syariah, pokoknya obligasi," ujar Darmin.

Sebelumnya, Menurut Presiden Joko Widodo, terdapat sekira lebih dari Rp90 triliun dana haji yang dapat dimanfaatkan untuk proyek pembangunan. Dana ini pun belum dimanfaatkan secara optimal

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya