MALUKU BARAT DAYA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada tahun lalu mencanangkan program bahan bakar minyak (BBM) satu harga. Program ini terinspirasi dari mahalnya harga BBM di daerah terpencil, salah satunya adalah desa-desa di Papua.
Hanya saja, program ini masih belum dapat sepenuhnya terealisasi. Harga BBM pada pulau terdepan di Indonesia pun masih jauh di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah.
Baca juga: Gawat! Penerapan BBM Satu Harga Terhambat Perizinan Pemda
Harga BBM di Pulau Liran, Kabupaten Maluku Barat Daya salah satunya. Daerah yang berbatasan langsung dengan Pulau Atauro, Timor Leste ini masih menjual BBM jenis premium lebih dari 300% di atas harga yang telah ditetapkan oleh pemerintah yakni sebesar Rp6.450 per liter.
Charles Enos Taluta, salah seorang warga di Pulau Liran menyatakan, harga BBM di daerah tersebut mencapai Rp20.000 per liter. Masyarakat pun masih harus membeli BBM secara eceran.