Terungkap! Perusahaan Minyak Rusia Rosneft Punya Banyak Aset, dari Timur Tengah hingga Vietnam

Koran SINDO, Jurnalis
Selasa 15 Agustus 2017 10:56 WIB
Foto: economia.net
Share :

Baca juga: Wih, Perusahaan Raksasa Minyak Italia Temukan Ladang Gas Baru di Mesir

Sebelumnya pembayaran yang dilakukan sebesar USD1,5 miliar pada 2016 dan sehari setelah CEO Rosneft Igor Sechin menjanjikan rencana investasi di negara Amerika Latin yang sedang diterjang krisis multidimensi tersebut. Venezuela menjadi sumber minyak mentah terbesar Rosneft di luar wilayah Rusia melalui kesepakatan dengan mendiang Presiden Venezuela Hugo Chavez dan setelah mengakuisisi saham di beberapa produsen minyak Venezuela pada 2013.

Pertaruhan di Venezuela itu pun semakin besar saat krisis politik di negara itu dan menurunnya produksi minyak. “Ini cara tidak langsung memberikan bantuan keuangan pada PDVSA. Obligasi PDVSA sekarang diperdagangkan dengan yield yang sangat mungkin default,” ungkap Ovanes Oganisian, strategis di firma konsultan di Moskow, MidLincoln Research.

AS sebagai pembeli terbesar minyak mentah Venezuela menerapkan sanksi pada Maduro, setelah dia menggelar pemilu majelis konstituante untuk menyusun ulang konstitusi. Kini Venezuela menyatakan sedang menyusun rencana lain untuk mencari pasar bagi minyaknya, jika Gedung Putih menerapkan langkah sanksi dan larangan impor.

Di sisi lain, Rosneft menguasai 49,9% saham di anak perusahaan PDVSA di Amerika Serikat, Citgo, sebagai kolateral untuk pinjaman USD1,5 miliar tahun lalu. Beberapa anggota parlemen AS meminta Departemen Keuangan menyelidiki masalah itu. Menurut mereka, langkah Rosneft memiliki dampak keamanan nasional jika perusahaan Rusia itu mengontrol Citgo.

(Rizkie Fauzian)

Halaman:
Lihat Semua
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya