Usai Turunkan Bendera, Jokowi Siap-Siap Resmikan Simpang Susun Semanggi Malam Ini

Dedy Afrianto, Jurnalis
Kamis 17 Agustus 2017 18:49 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) malam ini, Kamis (17/8/2017), meresmikan Simpang Susun Semanggi. Jokowi dipastikan akan hadir di peresmian Simpang Susun Semanggi setelah upacara penurunan bendera di Istana Merdeka.

Upacara penurunan bendera sendiri telah usai sekira pukul 17.40 WIB. Saat ini, rombongan dari Istana tengah bersiap menuju Simpang Susun Semanggi.

 Baca juga: Kehebatan Simpang Susun Semanggi: Naik Turun Sambil Melengkung!

Seperti diketahui, pembangunan Simpang Susun Semanggi dimulai pada 16 Maret 2016 dan ditargetkan rampung pada 16 September 2017. Namun, proyek tersebut bisa selesai lebih cepat dua bulan, yaitu pada akhir Juli 2017.

Simpang Susun Semanggi memiliki total panjang lintasan 1,6 kilometer yang terdiri dari dua buah ramp, yaitu Ramp 1 (Polda-Bundaran HI) sepanjang 826 meter dan Ramp II (Grogol-Blok M) sepanjang 796 meter.

 Baca juga: Produk Dalam Negeri, Masyarakat Harus Bangga untuk Simpang Susun Semanggi

Kehadiran Simpang Susun Semanggi telah menjadi fenomena tersendiri di Jakarta. Apalagi, Simpang Susun Semanggi direncanakan akan menjadi ikon baru Jakarta setelah Monumen Nasional (Monas).

Hal ini tidak terlepas dari keindahan yang disajikan oleh Simpang Susun Semanggi. Apalagi pada malam hari, Simpang Susun Semanggi akan tampak semakin indah dengan lampu-lampu yang dipasang.

Deputy Project Manager Pengembangan Simpang Susun Semanggi PT Wijaya Karya Dani Widiatmoko mengatakan, rencana menjadi ikon itu pula yang membuat masyarakat Jakarta ingin mengetahui secara langsung bagaimana keindahan dari Simpang Susun Semanggi itu. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang ingin berfoto langsung di calon ikon baru Ibu Kota ini ketika pertama kali beroperasi pada 29 Juli 2017.

"Ini karena indahnya, ada sebagian masyarakat yang ingin masuk untuk foto-foto ketika pertama kali dioperasikan," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.

Dani melanjutkan, pihaknya terpaksa memasang petugas keamanan untuk mencegah masyarakat yang ingin masuk ke jalur Simpang Susun Semanggi. Khususnya masyarakat yang membawa motor dan berjalan kaki.

Alasan keamanan dan keselamatan menjadi faktor utama pihaknya melarang masyarakat yang berjalan kaki dan menggunakan motor masuk ke jalur tersebut untuk berfoto-foto. Dirinya pun menilai akan sangat berbahaya bagi masyarakat yang ingin ber-selfie di tengah jalur Simpang Susun Semanggi yang tergolong sepi dan memiliki tingkat lengkung yang sangat tajam ini.

(Fakhri Rezy)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya