Hal ini tidak terlepas dari keindahan yang disajikan oleh Simpang Susun Semanggi. Apalagi pada malam hari, Simpang Susun Semanggi akan tampak semakin indah dengan lampu-lampu yang dipasang.
Deputy Project Manager Pengembangan Simpang Susun Semanggi PT Wijaya Karya Dani Widiatmoko mengatakan, rencana menjadi ikon itu pula yang membuat masyarakat Jakarta ingin mengetahui secara langsung bagaimana keindahan dari Simpang Susun Semanggi itu. Bahkan, tak sedikit masyarakat yang ingin berfoto langsung di calon ikon baru Ibu Kota ini ketika pertama kali beroperasi pada 29 Juli 2017.
"Ini karena indahnya, ada sebagian masyarakat yang ingin masuk untuk foto-foto ketika pertama kali dioperasikan," ujarnya saat ditemui di lokasi proyek Simpang Susun Semanggi, Jakarta, Rabu 9 Agustus 2017.
Dani melanjutkan, pihaknya terpaksa memasang petugas keamanan untuk mencegah masyarakat yang ingin masuk ke jalur Simpang Susun Semanggi. Khususnya masyarakat yang membawa motor dan berjalan kaki.
Alasan keamanan dan keselamatan menjadi faktor utama pihaknya melarang masyarakat yang berjalan kaki dan menggunakan motor masuk ke jalur tersebut untuk berfoto-foto. Dirinya pun menilai akan sangat berbahaya bagi masyarakat yang ingin ber-selfie di tengah jalur Simpang Susun Semanggi yang tergolong sepi dan memiliki tingkat lengkung yang sangat tajam ini.
(Fakhri Rezy)