Duh! Gubernur BI Sempat Khawatir dengan Lambannya Pertumbuhan Kredit

Dedy Afrianto, Jurnalis
Senin 28 Agustus 2017 20:39 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Pertumbuhan kredit di Indonesia hingga saat ini belum pulih. Gubernur Bank Indonesia (BI) Agus Martowardojo pun sempat khawatir dengan lambannya pertumbuhan kredit sejak awal tahun ini.

"Kita memperhatikan bahwa selama 1 Januari sampai 31 Juli memang kita khawatir dengan pertumbuhan kredit yang relatif rendah. Pertumbuhan Kredit itu di bulan Juli itu ada mungkin kira-kira 8%. Tetapi pertumbuhan kredit year to date itu mungkin cuma 3,1%. Jadi year to date itu kok pelan," kata Agus di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (28/8/2017).

Menurut Agus, perbankan masih terkendala dengan adanya kredit bermasalah. Hal inilah yang menghambat perbankan untuk mempercepat penyaluran kredit.

"Jadi yang kita perhatikan adalah perbankan agak pelan menyalurkan kredit karena dia punya kecendrungan kredit bermasalah yang meningkat. Kan kredit bermasalah di awal tahun 2017 itu ada di 2,4%. Naik ke 3% atau 2,9%. Terus kemudian kita tau bahwa relaksasi atau stimulus dari OJK akan tidak diteruskan itu berpotensi kepada meningkatnya kredit bermasalah," ujarnya.

Baca Juga: Revisi Pertumbuhan Kredit Jadi 8-10%, BI Sudah Pantau Business Plan Bank

Hanya saja, Agus meyakini bahwa hal ini tidak berada dalam range yang mengkhawatirkan. Namun, BI tetap menaruh perhatian pada penurunan permintaan kredit ini. "Tetapi kita juga tau bahwa pertumbuhan kredit yang pelan ini mungkin karena banyak dunia usaha yang masih ingin melihat bagaimana perkembangan harga komoditas. Kelihatannya harga komoditas di kuartal kedua 2017 ada sedikit koreksi menurun. Jadi mereka semua masih ingin menunggu," jelas Agus.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya