Pihaknya juga sudah membidik beberapa sektor usaha lainnya yang berkemungkinan akan dijadikan holding. Sedikit ada empat usaha sejenis yang masing-masing akan dilakukan holdingisasi. "(Tahun depan planning-nya) perbankan, konstruksi, jalan tol dan perumahan," lanjut Rini.
Baca Juga: Wih! Holding BUMN Jasa Sertifikasi Selesai pada 2018
Adapun, untuk perusahaan plat merah di sektor perbankan antaranya BRI, BNI, Bank Mandiri dan BTN. Untuk BUMN perumahan ada Pembangunan Perumahan, Adhi Karya, Amarta Karya, Bina Karya, Virama Karya, dan Indah Karya. Kemudian Perum Perumnas yang ditunjuk sebagai holding perumahan.
Rini mengungkapkan sejumlah tantangan dalam membentuk holding. Menurutnya yang utama adalah mengompakkan masing-masing BUMN yang disatukan. "Pertama adalah kesamaan pemikiran dan persepsi. Karena di antara BUMN-BUMN ini tidak sejalan pemikirannya," paparnya.
"Dalam holding ini juga kita harapkan kebutuhan modalnya bisa terkoordinasi di holding-nya. Jadi pemanfaatan dananya lebih efisien dan kebutuhan modal lebih baik," tandasnya.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)