Mantap! Menteri Rini Sebut Sekuritisasi Aset Bank Mandiri Segera Dirilis

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Jum'at 22 September 2017 13:07 WIB
Ilustrasi: (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Sukses menggelar sekuritisasi aset atas PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) Tbk, berikutnya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bakal menerbitkan sekuritisasi aset untuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. Disebutkan, pada tahun ini pihaknya akan menerbitkan Dana Investasi Real Estate berbentuk Kontrak Investasi Kolektif (KIK-DIRE) atas aset-aset properti milik PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.

”Kami sudah mempersiapkan penerbitan DIRE yang juga sedang didorong pemerintah. Selama ini penerbitan DIRE sudah terjadi di Singapura," kata Menteri BUMN, Rini Soemarno di Jakarta.

Dia mengungkapkan, penerbitan KIK-DIRE BMRI tersebut akan menggunakan underlying aset properti Bank Mandiri. "Kami juga sedang mencoba di beberapa properti yang dimiliki oleh BUMN untuk penerbitan DIRE," ujar Rini.

Baca Juga: Top! Adhi Karya Raih Kontrak Rp537,28 Miliar Garap Proyek PT Bukit Asam

Rini menegaskan, rencana penerbitan KIK-DIRE BMRI itu ditargetkan bisa terealisasi pada tahun ini, setelah melewati kajian sejak 2016. Sebagaimana diketahui, kemarin, PT Indonesia Power mencatatkan Efek Beragun Aset Danareksa Indonesia Power PLN1-Piutang Usaha (EBA DIPP1 dengan nilai Rp4 triliun. Aset yang disekuritisasi adalah aset keuangan yang bagian dari piutang penjualan tenaga listrik PLTU Surabaya 1-4.

Penerbitan EBA anak usaha PT PLN (Persero) ini sejalan dengan rencana melakukan sekuritisasi EBA sebanyak-banyaknya Rp10 triliun secara bertahap hingga akhir 2018. Perlu diketahui, EBA DIPP1 dengan kupon sebesar 8,25% ini mengalami oversubscribed hingga 2,7 kali atau mencapai Rp10,05 triliun dari target Rp4 triliun.

Senior Research analyst Pasardana Beben Feri Wibowo pernah bilang, dana investasi infrastruktur akan lebih menarik dibandingkan dengan Dana Investasi Real Estate (DIRE) untuk proyek properti. Pasalnya, ini berhubungan langsung dengan proyek pemerintah.”Properti juga masih lesu, emiten berbasis properti salesnya juga masih di bawah," ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya