Asmindo yang telah mengukuhkan hasil musyawarah nasional luar biasa dengan kepengurusan baru itu, juga telah membentuk bidang kerja sama pemasaran dalam negeri untuk fokus menggarap pemasaran dalam negeri.
Selain itu, asosiasi juga akan mengembangkan desain mebel yang disesuaikan dengan kebutuhan pasar dalam negeri.
Terkait tantangan bahan baku, Asmindo juga membenahi kelancaran pasokan untuk meningkatkan daya saing produk. Pasokan selama ini menjadi salah satu kendala karena industri butuh waktu relatif lama untuk mendapatkan bahan baku.
Koordinasi dengan pemerintah akan dilakukan untuk membantu anggota asosiasi yang belum bisa mengakses sertifikasi Sistem Verifikasi Legalitas Kayu.
Upaya-upaya ini akan segera menjadi garapan kepengurusan baru Asmindo dalam lima tahun ke depan.
(Dani Jumadil Akhir)