CILACAP - PT Pertamina (Persero) memiliki 7 kilang minyak yang tersebar diseluruh Indonesia. Dari semua kilang ini, yang memberikan kontribusi terbesar adalah Kilang Cilacap yang berada di Jawa Tengah.
Hal ini diungkapkan oleh Direktur Jenderal (Dirjen) Migas Kementerian Energi dan sumber Daya Mineral (ESDM) Ego Syahrial, saat mengunjungi Kilang tersebut sesaat sebelum memberikan bantuan konverter kit kepada Nelayan di Kabupaten Cilacap.
Baca juga: Naikkan Produksi Jadi 360 Ribu Barel, Menteri Jonan Modifikasi Kilang Balikpapan
Dirinya mengatakan, total kapasitas produksi dari 6 kilang yang aktif yakni sebesar 1,1 juta barrel per hari. Adapun Kilang Cilacap memberikan kontribusi terbesar yakni 348 ribu barrel per hari.
"Refinery unit IV ini merupakan revinery yang terpenting karena total dari kapasitas kilang seluruh Indonesia sekitar 1,1 juta barrel per hari, khusus untuk kilang Cilacap ini berkontribusi sekitar 348 ribu barrel per hari atau sekitar 33%. Jadi sangat signifikan, terbesar di Indonesia," ungkapnya di Cilacap, Jawa Tengah, Jumat (10/11/2017).
Baca juga: Vietnam Mulai Ngebor Minyak di Wilayah Laut China Selatan
Selain itu, Ego mengatakan pemerintah dalam hal ini Pertamina, saat ini berusaha untuk meningkatkan produksi Kilang Cilacap per harinya. Adapun langkah yang dilakukan Pertamina, yakni melakukan kerjasama dengan Saudi Arabian Oil Company (Saudi Aramco) untuk membentuk perusahaan gabungan (joint venture) guna mengembangkan proyek pembangunan peningkatan kapasitas kilang existing atau refinery development master plan (RDMP) tersebut.