Ke depan, lanjut dia, Bank Indonesia bersama otoritas terkait akan terus berkoordinasi untuk memastikan stabilitas sistem keuangan dapat tetap terjaga guna mendukung momentum pemulihan ekonomi.
Sementara Sekretaris Perusahaan Lembaga Penjaminan Simpanan (LPS) Samsu Adi Nugroho menuturkan, pertumbuhan kredit yang melambat masih akan terus terjadi sebagai dampak dari kebijakan bank yang selektif memberikan kredit line baru dan lebih fokus pada perbaikan portofolio existing.
“Di sisi lain, pelaku usaha juga memilih menunggu dan cenderung menahan ekspansi yang terindikasi dengan meningkatnya penempatan di produk deposito,” kata Samsu.
Adapun pertumbuhan DPK yang kembali tumbuh positif, menurut Samsu, merupakan sinyal DPK akan kembali memasuki zona positif hingga akhir tahun, meskipun diperkirakan lebih rendah di bawah kinerja rata-ratanya.
Di samping itu, menurut dia, keputusan untuk mempertahankan tingkat bunga kebijakan (BI 7-day reverse repo rate ) diperkirakan akan berlangsung hingga akhir 2017.