MALANG - Distribusi gas elpiji di Kota Malang nampaknya bermasalah dalam kurun waktu dua minggu terakhir ini. Hal ini menyebabkan harga gas elpiji 3 kg mengalami kenaikan.
Dari pantauan Okezone, kenaikan harga gas elpiji 3 kg pun bervariasi, dari harga sebelumnya Rp17.000 menjadi Rp Rp21.000 hingga Rp23.000 di kalangan pedagang.
Baca Juga: Fenomena Gas Elpiji 3 Kg Langka di Penghujung 2017
Seorang penjual gas elpiji 3 kg di Jalan Terusan Sulfat, Harianto membenarkan hal ini. Menurutnya, pasokan gas elpiji ke tokonya mengalami penurunan sejak dua minggu ini.
"Naik harganya mas. Sekarang pasokannya juga susah mas," tambah Linda Wulandari seorang pedagang elpiji di kawasan Sawojajar, Malang, Jumat (8/12/2017).
Sutikno penjual elpiji di Blimbing juga menyatakan susah mendapatkan stok gas elpiji dalam dua minggu terakhir.
"Bila mendapat stok pun harganya naik sekitar Rp7.000 sampai Rp10.000 per tabungnya," ungkapnya.
Baca Juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Luar Prediksi Pertamina, Masyarakat Banyak yang Beli hingga 4 Tabung
Sementara itu, Manager Communication And Relation Pertamina Jatim Balinus, Rifki Rakhman Yusuf belum dapat dikonfirmasi terkait kelangkaan elpiji di Kota Malang.
Ia hanya menjelaskan sebelumnya memang distribusi ya sempat macet karena ada bencana banjir di Porong, Sidoarjo sehingga akses jalur darat terputus.
(Dani Jumadil Akhir)