Tahun Politik Beruntun dari 2014-2018, Presiden Jokowi: Apa Mau Wait and See Lagi?

Giri Hartomo, Jurnalis
Selasa 12 Desember 2017 11:20 WIB
Presiden Joko Widodo. (Foto: Okezone)
Share :

JAKARTA - Presiden Joko Widodo membuka acara 100 Ekonom yang diselenggarakan oleh Institute for Development of Economics and Finance (Indef). Presiden Jokowi didampingi oleh Sekertaris Kabinet Pramono Anung, Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Thomas Lembong.

Dalam acara tersebut, Presiden Jokowi angkat bicara mengenai kondisi ekonomi Indonesia pada tahun politik. Karena banyak kalangan yang menilai perekonomian Indonesia pada tahun depan akan melambat.

Menurutnya, melambatnya perekonomian dikarenakan melambatnya juga dunia usaha. Hal tersebut dikarenakan banyaknya pengusaha yang melakukan wait and see (menunggu dan mengamati).

"Memang makin banyak yang bertanya-tanya kira-kira kondisi ekonomi Indonesia di tahun politik itu seperti apa. Dan banyak yang bicara, dunia usaha akan mengambil posisi wait and see. Menunggu dan mengamati," ujarnya saat membuka acara Economic chalanges sarasehan 100 ekonom Indef, di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu (12/12/2017).


Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya