Telkom Akuisisi 60% Saham PT Nutech Integrasi

Agregasi Harian Neraca, Jurnalis
Selasa 19 Desember 2017 12:57 WIB
Share :

JAKARTA - PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) melalui anak usahanya, PT Multimedia Nusantara (Telkom Metra) mengakuisisi PT Nutech Integrasi. Kedua perusahaan sepakat meneken perjanjian jual beli saham pada Rabu 13 Desember lalu.

Telkom Metra mengakuisisi 60% saham PT Nutech dengan nilai transaksi kurang lebih Rp24 miliar. PT Nutech adalah perusahaan yang bergerak dibidang ICT Transportation.

VP Investor Relation TLKM, Andi Setiawan, dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengatakan, akuisisi ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem di bidang ICT transportation yang sejalan dengan visi Telkom untuk menjadi digital telco company. Maka dengan demikian, Telkom Metra menjadi pemegang saham mayoritas PT Nutech. Selama ini, Telkom Metra bergerak di bidang penyediaan layanan information, media, dan edutainment.

Sebelumnya, Telkom sendiri belum lama mengakuisisi PT Bosnet Distribution Indonesia pada tanggal 13 November yang lalu melalui PT Sigma Cipta Caraka (Telkom Sigma). Dengan akuisisi ini, TLKM menjadi pemegang saham mayoritas Bosnet. “Kepemilikan Telkom Sigma atas Bosnet adalah sebesar 60%," kata David Bangun, Direktur Digital and Strategic Portfolio. Meski demikian, David belum secara detail menyebutkan nilai akuisisi perusahaan ini.

Aksi korporasi ini diharapkan dapat memperkuat portofolio Telkom Sigma, khususnya penguatan ekosistem bisnis e-logistic dan e-commerce Telkom Grup dan memperkuat sinergi Telkom dalam bisnis logistik. Untuk diketahui, beberapa waktu yang lalu TLKM dikabarkan telah mempersiapkan akuisisi terhadap tiga perusahaan. Ketiganya merupakan perusahaan asing, yang berasal dari Malaysia dan salah satunya merupakan perusahaan terbuka yang tercatat di Bursa Singapura.

Meski demikian, belum disebutkan nama-nama perusahaan tersebut. Namun, jika ditotal nilai pasar ketiga perusahaan itu di atas Rp10 triliun. TLKM akan menyiapkan pendanaan minimal Rp 5 triliun untuk memiliki sebagian saham perusahaan ini.

(Risna Nur Rahayu)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya