JAKARTA - Wisuda adalah salah satu impian setiap mahasiswa. Terselesaikannya tahap dalam meraih gelar pasti menjadi hal yang diidam-idamkan. Begitu selesai, biasanya calon wisudawan dan wisudawati harus menunggu hingga hari-H tiba. Ada yang hanya sebentar, tetapi ada juga yang hingga berbulan-bulan karena mengikuti wisuda periode berikutnya.
Waktu penantian hari wisuda bisa menjadi masa yang membosankan. Padahal setelahnya, kamu harus bersiap menghadapi arus pekerjaan yang pasti tidak mudah. Kamu juga belajar mandiri, terutama dalam hal finansial. Malu dong masih mengharapkan uang jajan orang tua padahal sudah lulus kuliah. Oleh sebab itu, delapan hal berikut dapat hasilkan uang sembari menunggu wisuda.
1. Simpan Uang Beasiswa
Walaupun belum dapat dipastikan, tentu kamu dapat merencanakan kegiatan setelah mendapat kelulusan. Untuk kamu yang mendapatkan beasiswa dan bisa jajan lebih karenanya, sekarang kurangi dulu anggaran jajan.
Uang yang telah disisihkan tersebut dapat ditabung sebagai pegangan untuk menemanimu dalam mencari kerja. Hal ini juga berlaku untuk kamu yang bekerja part time selama kuliah.
2. Asisten Dosen
Asisten dosen merupakan salah satu pekerjaan di mana kamu dapat mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh. Ini bisa menjadi acuan dalam menghadapi pekerjaan yang sesungguhnya. Meskipun terkadang pekerjaan sangat jauh berbeda dengan apa yang telah dipelajari.
Bekerja sebagai asisten dosen bisa membuatmu lebih dikenal dan dekat dengan dosen. Dosen tentu menyimpan banyak link dan informasi. Bila sudah kenal baik, mungkin saja kamu bisa mendapatkan link dan informasi untuk mendapatkan pekerjaan yang tepat.
3. Proyek Dosen
Umumnya dosen memiliki proyek di mana butuh tenaga bantuan dari mahasiswa. Kamu bisa bergabung di sini. Bila dosen puas dengan kinerjamu, bisa saja kamu mendapat tawaran proyek lainnya. Ini jelas lumayan daripada kamu kelamaan menganggur.
4. Magang Kerja di Perusahaan
Bagi mahasiswa tingkat akhir bisa memanfaatkan kesempatan magang yang dibuka oleh beberapa perusahaan. Ada yang mendapat gaji meski tak sebesar karyawan tetap, ada juga yang tidak. Itu bukan masalah.
Ini bisa menjadi awal yang baik. Jadi, bersikaplah yang baik dan tunjukkan kinerja terbaikmu. Siapa tahu selesai magang, kamu mendapatkan tawaran kerja langsung tanpa harus melalui seleksi penerimaan yang bertahap-tahap.
5. Freelancer
Pekerjaan yang satu ini sangatlah available secara waktu dan tempat. Tanpa ada ikatan dengan perusahaan, kamu bisa menghasilkan uang kapan dan di manapun. Saat ini banyak, pekerjaan freelance dalam bidang jurnalistik, fotografer, transportasi, dan lain sebagainya. Sekarang tinggal kenali diri kamu, bakat dan minat apa yang ingin kamu kembangkan?
6. Bantu Usaha Keluarga
Kamu harus bersyukur jika orang tuamu sudah memiliki usaha sendiri. Sembari menunggu wisuda, kamu bisa ikut bantu-bantu di dalamnya. Selain belajar hal baru, kamu juga bisa meningkatkan penghasilan keluarga.
Misalnya, orang tuamu memiliki usaha rumah makan. Kamu bisa bantu-bantu mulai dari posisi paling ringan, seperti cleaning service hingga di bagian manajer sehingga kamu jadi paham artinya bekerja dalam tim. Ilmu yang satu ini sangatlah dibutuhkan terutama oleh perusahaan-perusahaan ternama.
7. Pelatihan Soft Skill pada Career Center
Seorang fresh graduate biasanya minim pengalaman kerja. Mungkin pernah tebersit dalam benakmu, “Bagaimana cara menjawab semua pertanyaan ketika wawancara kerja nanti?”
Tak perlu khawatir. Kamu bisa membekali diri dengan mengikuti pelatihan soft skill di career center. Ini bisa membuatmu lebih percaya diri dalam menghadapi dunia kerja nantinya.
8. Sebar CV ke Perusahaan
Masa menunggu wisuda adalah masa emas untukmu. Kamu bisa mulai mencari perusahaan yang tepat dengan membuat CV terbaik dan menyebarkannya.
Semakin sering kamu menyebar CV, semakin besar kesempatan masuk seleksi kerja. Semakin sering mengikuti seleksi kerja, semakin besar kesempatan untuk bekerja. Jadi Bukan Hal Mustahil Untuk Kamu Diterima Kerja Sebelum Wisuda.
Lakukan Hal yang Terbaik
Intinya bahwa jangan hanya menunggu hari wisuda dengan hanya berdiam diri. Kamu memiliki banyak waktu untuk mengambil kesempatan yang lebih baik. Banyak hal bermanfaat yang dapat dilakukan. Selain menghasilkan uang, juga pengalaman berharga untuk menghadapi dunia kerja. Lebih baik cepat bekerja daripada terlalu lama menganggur, bukan?
(Risna Nur Rahayu)