Dirut PLN Lapor ke Jokowi soal Mahalnya Harga Batu Bara

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis
Kamis 01 Februari 2018 14:05 WIB
(Foto: Koran SINDO)
Share :

JAKARTA - Direktur Utama PT PLN (Persero) Sofyan Basir menemui Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan mahalnya harga batu bara di dalam negeri. Saat ini harga batu bara tersebut telah mendekati USD100 per metrik ton.

Sofyan berharap Kepala Negara dapat memberikan solusi‎ guna menurunkan harga batu bara untuk kebutuhan dalam negeri atau domestic market obligation (DMO) menjadi USD60 per metrik ton.

"‎Bahan baku PLN, 60% batu bara, Pak Jonan (Menteri ESDM) sudah komit untuk menurunkan harga baru bara DMO, mudah-mudahan bisa diturunkan, baik jumlah kualitas dan harga pada Februari ini (2018)," ujar Sofyan di komplek Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/2/2018).

 Baca juga: Realisasi Produksi Batu Bara Tak Capai Target, Tercatat 461 Juta Ton

Dia menjelaskan, bahwa Presiden Jokowi telah mendukung dan menginginkan harga batu bara untuk pasar domestik, khususnya untuk keperluan PLN agar dapat diturunkan untuk menjaga tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan.

"Presiden bilang batu bara inikan milik negara jadi kepentingan bangsa nomor 1, ya batu baranya harus dengan harga keekonomian yang cukup, agar tarif (listrik) bisa dipertahankan dengan baik," terangnya.

Sofyan menuturkan, pemerintah akan dapat mempertahankan tarif listrik bila harga batu bara yang terjangkau. Selain itu, perseroan juga dapat menghemat pengeluaran dan akhirnya dapat melakukan investasi untuk menambah elsktrifikasi, khususnya di wilayah Timur Indonesia.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya