Dia menjelaskan, dengan melihat potensi pasar domestik yang besar membuat pengusaha hanya berorientasi melakukan perdagangan di dalam negeri. Padahal, kata Bambang, pengusaha dapat tetap meluaskan penjualannya ke pasar global, sekalipun belum tentu laku namun dengan pasar domestik keuntungan tetap didapatkan.
"Nah mindset (hanya berjualan di pasar domestik) ini harus diubah, Kemendag berperan besar untuk bisa mengubah mindset tersebut," ujar Bambang.
Baca juga: BPS: Walau Ekspor RI Naik, Jokowi Tak Happy karena Kalah dari Malaysia
Selain itu, Bambang juga menekankan barang-barang yang diekspor juga harus memiliki nilai tambah. Salah satu seperti sumber daya alam berupa buah-buahan dan produk perikanan. Dia menjelaskan produk-produk tersebut dapat diolah dan dikemas sehingga menambah nilai jual.
"Yang paling penting menciptakan nilai tambah tanpa mengganggu pasar dalam negeri sendiri. Tentu dalam negeri butuh juga barang tersebut. Jadi yang paling penting adalah dalam negerinya tidak menjadi isu, tidak membuat harga naik. Tapi keluar negeri ada ekspor yang bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," jelasnya.
(Dani Jumadil Akhir)