JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengharapkan harga beras bisa turun hingga 30% di bulan ini. Hal ini sejalan dengan panen padi yang sudah terjadi di sejumlah daerah di Indonesia.
Dia menjelaskan, saat ini harga gabah kering panen sudah mulai turun dengan adanya panen ini. Bahkan ada harga gabah yang mencapai Rp4.000 per kilogram (kg) dari sebelumnya mencapai hingga Rp6.500 per kg.
Baca Juga: Mulai Panen, Mentan Bentuk Tim untuk Jaga Harga Gagah di Tingkat Petani
Mentan Amran menyebutkan, seperti di daerah Kalimantan Selatan dan Banyuasin harga gabah sudah turun menjadi sekitar Rp4.100 hingga Rp4.500. Dengan harga saat ini, dia mengklaim ada penurunan harga gabah sekitar 25%-30% dan diharapkan harga beras juga bisa turun hingga 30%.
"Harusnya linear kan, harusnya 25%-30% (harga beras turun)," ungkapnya di Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (8/2/2018).
Baca Juga: Sambangi Menko Darmin, Mentan Lapor Panen Padi di Sejumlah Daerah
Namun, sampai saat ini masih ada daerah yang menjual beras dengan harga tinggi. Selain itu harga beras baru turun sekitar 5%-10% sehingga dia mengatakan ini harus ada yang diperbaiki, karena seharusnya penurunan harga beras sejalan dengan harga gabah.