Stadion GBK Dirusak Suporter Bola, Wapres Gelar Rakor Asian Games 2018

Feby Novalius, Jurnalis
Senin 19 Februari 2018 10:20 WIB
Rapat koordinasi. Foto: Feby/Okezone
Share :

JAKARTA – Indonesia bersiap menjadi tuan rumah Asian Games XVIII 2018. Guna mematangkan pelaksanaan Asian Games, kembali dilakukan rapat koordinasi (rakor) persiapan penyelenggaraan Asian Games yang dipimpin langsung Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Pantauan Okezone, Senin (20/2/2018), di Gedung Inasgoc, Senayan, para tamu undangan rapat seperti Gubernur Sumatera Selatan Alex Nordin sudah tiba. Selain Alex, rakor dijadwalkan dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusian dan Kebudayaan Puan Maharani dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.

Adapula Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Keuangan Sri Mulyani, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Baca Juga: Kagumi Gelora Bung Karno, Sri Mulyani: Rumputnya Lebih Bagus dari Luar Negeri

Untuk diketahui, penyelenggaraan Asian Games 2018 dilangsungkan di Jakarta dan Palembang. Pemerintah pun menyiapkan insfrastruktur secara maksimal guna mendukung kelancaran Asian Games, salah satunya adalah renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK).

Sayangnya, sebelum Asian Games dimulai, salah satu vanue cabang sepak bola itu sudah dirusak. Kerusakan terjadi setelah berlangsungnya partai final Piala Presiden 2018 yang mempertemukan Persija Jakarta dengan Bali United di Stadion Utama Gelora Bung Karno pada Sabtu 18 Februari 2018.

Partai final Piala Presiden 2018 yang mempertandingkan Persija versus Bali United menyisakan kerusakan di beberapa bagian stadion. Salah satunya adalah pagar pembatas antara penonton dan lapangan yang hancur setelah oknum The Jakmania (julukan suporter Persija) memaksa masuk untuk merayakan kemenangan timnya.


Baca Juga: Perubahan GBK Sambut Asian Games, Berikut 9 Faktanya

Direktur Utama Pusat Pengelola Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Winarto mengatakan, pihaknya akan segera mendata dan menilai kerusakan yang terjadi.

"Hari ini juga akan kami akan menginventarisasi semuanya. Semuanya bisa dihitung," tutur Winarto.

Winarto memaklumi kerusakan di beberapa bagian stadion yang baru saja selesai direnovasi tersebut. Menurutnya, kondisi ini merupakan risiko yang bisa terjadi dalam setiap pertandingan sepakbola.

"Menonton bola kalau tidak ramai tidak seru, berbeda dengan menonton bioskop. Jadi kerusakan itu wajar, apalagi itu relatif kecil bila dibandingkan kerusakan yang disebabkan suporter di masa lalu," kata Winarto, sembari menyebut bahwa saat ini The Jakmania sudah mengalami perubahan perilaku yang lebih baik.

(ulf)

(Rani Hardjanti)

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya