JAKARTA - Usai mencetak rekor pada perdagangan kemarin, hari ini pasar saham Indonesia terkoreksi. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 58 poin atau 0,87% ke 6.630.
Menutup perdagangan, ada 160 saham menguat, 277 saham melemah, dan 98 saham stagnan. Sore ini, transaksi perdagangan mencapai Rp8,23 triliun dari 17,21 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 6,07 poin atau 0,54% menjadi 1.122, Jakarta Islamic Index (JII) turun 11 poin atau 1,39% ke 780, indeks IDX30 turun 2,55 poin atau 0,41% ke 613 dan indeks MNC36 melemah 0,31 poin atau 0,08% ke 385.
Sektor-sektor penggerak IHSG mayoritas melemah, dengan empat sektor turun lebih dari 1%. Sementara sektor perkebunan dan keuangan masih mampu bertahan di zona positif.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Intan Baruprana Finance Tbk (IBFN) naik Rp29 atau 33,72% ke Rp115, saham PT Prasidha Aneka Niaga Tbk (PSDN) naik Rp92 atau 24,86% ke Rp462, dan saham PT Bank Ganesha Tbk (BGTG) naik Rp36 atau 24,49% ke Rp183.
Sedangkan saham-saham yang berada di deretan top losers, antara lain saham PT Indika Energy Tbk (INDY) turun Rp220 atau 5,15% ke Rp4.050, saham PT Inti Agri Resources Tbk (IIKP) turun Rp10 atau 4,35% ke Rp220, dan saham PT Adaro Energy Tbk (ADRO) turun Rp100 atau 4,13% ke Rp2.320.
(Martin Bagya Kertiyasa)