JAKARTA - Wakil Direktur Utama PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengatakan penggunaan teknologi digital di sektor pertambangan makin dominan dan memainkan peranan penting dalam proses produksi.
"Contohnya digitalisasi data eksplorasi yang menghasilkan model cadangan dalam tiga dimensi," kata Tony dalam seminar mengenai ekonomi digital di Jakarta, Rabu (21/2/2018).
Baca Juga: Valuasi Saham Freeport Ditargetkan Selesai Juni 2018
Digitalisai sektor pertambangan juga memainkan peran yang dominan dalam perencanaan penambangan hingga proses pengolahan. Tony mengungkapkan penerapan teknologi digital di sektor pertambangan terutama membantu mengatasi tantangan penambangan bawah tanah.
"Ke depan kami akan beroperasi di tambang bawah tanah karena tambang terbuka diperkirakan selesai akhir tahun ini," ucap dia.
Baca Juga: Menteri Jonan Ragu Antam Bisa Kelola Tambang Bawah Tanah Freeport
Tony mengatakan pengoperasian truk berkapasitas 300 ton dilakukan dengan melihat layar komputer untuk mengetahui ke titik mana harus pergi dan berapa jumlah muatan yang harus dibawa. Truk untuk mengangkut hasil tambang dari bawah tanah dikontrol menggunakan "joystick" yang dikontrol dari jarak jauh.
Baca Juga: Freeport Indonesia Non-Aktifkan BPJS Kesehatan Karyawannya
"Sekarang ini semua sudah digital dan dikelola dari ruang kontrol, namun kami tidak melupakan tatap muka untuk meningkatkan kesadaran keselamatan," kata Tony. (lid)
(Rani Hardjanti)