"Peran Bulog dalam mengamankan dan mengendalikan stabilitas harga beras harus lebih ditingkatkan," tambah Edhi.
Baca Juga: Impor Beras Kurang 219.000 Ton, Bulog Serahkan ke Pemerintah
Menurut dia, apabila pemerintah memang serius memperbaiki tata kelola pangan, maka cadangan pangan Perum Bulog harus dinaikkan menjadi 20% dari saat ini hanya 8%. "Harus dinaikkan 20%. Kalau sekarang cadangan pangan Bulog hanya 8%," kata dia.
Edhy mengatakan, pemerintah harus pula menugaskan Perum Bulog untuk melakukan pembelian gabah atau beras hasil panen petani dengan membeli di atas harga pembelian pemerintah (HPP). Dana penugasan itu, harus diberikan di depan dan bukan seperti saat ini yakni Bulog harus menanggung beban utang untuk pengadaan, kata dia.
Dia pun meminta pemerintah untuk terus memperbaiki regulasi dan tata niaga beras sehingga bisa menyederhanakan rantai pasok yang kini terlalu panjang di pasar. Pasalnya, tambah Edhy, rantai pasok beras yang panjang tersebut membuka peluang kepada para tengkulak atau spekulan untuk bermain harga di pasar.
(Martin Bagya Kertiyasa)