Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi AH mengatakan, PU hanya bertugas membangun Wisma Atlet, setelah itu asetnya diserahkan ke Sekretariat Negara (Setneg).
"Jadi Setneg yang tetapkan, tapi kami minta di PU untuk Tower C-2 untuk ASN PUPR, kami minta dan itu dalam proses," tuturnya di Wisma Atlet, Jakarta, Senin (26/2/2018).
Baca juga: Tinjau Wisma Atlet Kemayoran, Jokowi: Cari Pohon yang Besar
Saat ini belum ditetapkan berapa harganya. Jika diputuskan Rusunami, kemungkinan harga untuk MBR sekira Rp7 juta per meter persegi. Sementara, Rusunawa siapapun bisa untuk menyewanya.
"Bebas siapa aja wartawan bisa di sini juga daftar ke pengelola kami mau di sini boleh, enggak pakai rekomendasi boleh," ujarnya.
(Dani Jumadil Akhir)