BI Siap Tahan Pelemahan Rupiah

Koran SINDO, Jurnalis
Sabtu 03 Maret 2018 11:18 WIB
Ilustrasi: Shutterstock
Share :

JAKARTA - Bank Indonesia (BI) menyebut, nilai tukar rupiah sudah berada di bawah nilai fundamentalnya. Pasalnya dalam beberapa hari terakhir bergerak di rentang Rp13.700 sampai Rp13.800 per USD.

Deputi Gubernur Senior BI Mirza Adityaswara mengatakan, fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap dolar AS dalam beberapa hari terakhir sudah berlebihan. Oleh karenanya, Bank Sentral siap melakukan stabilisasi di dua pasar, yakni pasar valas dan pasar surat berharga negara (SBN).

"Kalau menurut BI, rupiah sebelum fluktuasi sekarang ini sudah undervalued. Kalau ada fluktuasi dalam beberapa hari ter akhir, ya memang rupiahnya undervalued,” kata Mirza di Jakarta kemarin.

Lebih lanjut, Mirza membantah BI sengaja membuat rupiah undervalued untuk mendorong nilai ekspor. Dirinya justru menekankan bahwa bank sentral terus berada di pasar untuk bersiap melakukan stabilisasi.

"Kalau sudah under valued, buat apa BI membuatnya undervalued lagi. BI selalu ada di pasar untuk lakukan stabilisasi,” ujarnya.

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya