JAKARTA - Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) memastikan tidak ada pergantian pada jabatan Direktur Utama PT Pertamina (Persero) yang saat ini dijabat oleh Elia Massa Manik.
Pernyataan tersebut mempertegas simpang siur isu bahwa ada pencopotan posisi Elia saat Komisi VI DPR RI menyoroti perubahan struktur jabatan (nomenklatur) direksi perseroan.
"Engga (tidak ada pergantian Dirut Pertamina), tidak, gak ada wacana itu," ujar Deputi Bidang Usaha Tambang, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno saat ditemui di Gedung Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (29/3/2018).
Baca Juga : PHE Siapkan Rp2,74 Triliun untuk Bor 12 Sumur
Saat ditanyai soal nomenklatur yang disoroti Komisi VI DPR tersebut, Fajar pun kembali menegaskan tidak ada wacana pergantian Elia. "Engga, engga, ga ada," tegasnya.
Dia pun menyatakan, pada dua jabatan direksi yang saat belum terisi maka akan segera ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) berikutnya. Adapun dua jabatan itu adalah Direktur Pemasaran Retail dan Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur.
"Ini mau diisi, segera mungkin," ujarnya.
Baca Juga : Perubahan Nomenklatur Pertamina Jadi Pertanyaan di DPR
Saat ini kedua jabatan tersebut tengah ditugaskan pada pelaksana tugas yakni Muchamad Iskandar sebagai Plt Direktur Pemasaran Retail serta Nicke Widyawati sebagai Plt Direktur Logistik, Supply Chain, Infrastruktur.
Kendati demikian, Fajar tak menyebutkan secara rinci kapan pastinya RUPS Pertamina akan dilaksanakan. Dia hanya memastikan pengangkatan direksi baru akan ditetapkan dalam RUPS.
"Pas RUPS lah (pengakatan direksi baru), masa sebelum RUPS," pungkasnya.
(feb)
(Rani Hardjanti)