NUSA TENGGARA TIMUR
Nusa Tenggara Timur adalah sebuah provinsi di Indonesia yang berada dalam gugusan Sunda Kecil dan termasuk dalam Kepulauan Nusa tenggara. Provinsi yang biasa disingkat NTT ini memiliki 21 Kabupaten/Kota. Setelah pemekaran, Nusa Tenggara Timur terdiri dari beberapa pulau, antara lain Pulau Flores, Pulau Sumba, Pulau Timor, Pulau Alor, Pulau Lembata, Pulau Rote, Pulau Sabu, Pulau Adonara, Pulau Solor, Pulau Komodo dan Pulau Palue. Luas total NTT adalah 48.718,10 km2.
SUMATERA SELATAN
Sumatera Selatan (Sumsel) adalah salah satu Indonesia yang terletak di bagian selatan Pulau Sumatera. Secara geografis Provinsi Sumatera Selatan berbatasan dengan Jambi di utara, provinsi Kep. Bangka Belitung di timur, provinsi Lampung di selatan dan Provinsi Bengkulu di barat. Secara administratif Provinsi Sumatera Selatan terdiri dari 13 (tigabelas) Pemerintah Kabupaten dan 4 (empat) Pemerintah Kota, dengan palembang sebagai ibukota provinsi dengan total luas 91.592,43 km2.
Berkat Dana Desa, Produk Unggulan Desa Kini Tembus Batas Negara
Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) berhasil membawa produk unggulan desa menembus batas Negara. Beragam produk unggulan desa dibawa 115 Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan unit usaha pedesaan dipamerkan dalam Indonesia Archipelago Exhibition (Archex) 2018 di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Kuala Lumpur, Malaysia, 3-4 April 2018.
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) yang juga merangkap sebagai Pejabat Penghubung Investasi Indonesia Malaysia, Eko Putro Sandjojo, mengapresiasi gelaran ini dan berharap kegiatan ini menjadi ajang promosi dan pemasaran produk lokal desa ke pasar internasional. "Pameran ini bantu pasarkan produk unggulan kawasan perdesaan di Malaysia. Rekan-rekan di Malaysia juga apresiasi.
Paling tidak produk kita bisa dibeli oleh masyarakat kita disini," ujarnya. Dana desa menjadi upaya serius pemerintah dalam upaya membangun Indonesia dari desa sesuai dengan nawacita ketiga, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka Negara kesatuan. Pengalokasian dana desa dari APBN terus meningkat.
Dalam empat tahun ini, setidaknya pemerintah telah menyalurkan dana desa (DD) sebesar Rp 187triliun untuk percepatan pembangunan desa. Pada tahun 2015, dana desa disalurkan sebesar Rp 20,7 triliun kepada 74.093 desa. Jumlahnya meningkat di 2016 menjadi Rp 47 triliun untuk 74.754 desa. Di tahun 2017, jumlah dana desa yang disalurkan kepada 74.910 desa mencapai Rp60 triliun.
Jumlah yang sama juga disalurkan di tahun 2018 ini. Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, danTransmigrasi (Kemendes PDTT) berperan dalam mengawal pemanfaatan dana desa tersebut. Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo menyebutkan ada dua macam jenis pembangunan di desa.
Pertama, ada yang langsung berdampak untuk pertumbuhan ekonomi. Kemudian yang kedua, pembangunan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup dasar masyarakat desa. Kedepan dana desa akan fokus menunjang perekonomian desa. Dalam tiga tahun terakhir implementasi dana desa mencatat hasil signifikan.