MRT Jakarta Pegang Teguh Prinsip Kereta Jepang, Apa Itu?

Feby Novalius, Jurnalis
Rabu 18 April 2018 18:06 WIB
MRT (Foto: Feby/Okezone)
Share :

JAKARTA - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta memproyeksikan MRT bisa mulai dinikmati warga Jakarta pada Maret 2019. Dalam pembangunan, ternyata MRT Jakarta memegang teguh prinsip-prinsip dasar kereta di Jepang.

Baca Juga: Masinis hingga Teknisi MRT Disekolahkan Lagi ke Malaysia

Kepala Divisi Operasi MRT Jakarta Mega Tarigan mengatakan, setiap pembangunan kereta pasti memiliki filosofi menarik. Artinya beda filosofi maka akan beda juga desain pembangunan keretanya.

"Selama mempersiapkan operasi pemeliharaan sejak 2009, 2010 ada filosofi menarik. Di Jepang fokus efisiensi, bagaimana tidak terjadi kebakaran," tuturnya, di Kantor MRT Jakarta, Rabu (18/4/2018).

Filosofi pembangunan kereta ini tentu beda dengan yang ada di Amerika Serikat (AS). Di sana, pembangunan kereta besar-besar dengan banyak jalur evakuasi pada jalannya.

"Kalau di AS fokus ketika terjadi kebakaran bagaimana evakuasinya. Artinya, difensif stasiun. Kalau Jepang bagaimana tidak terjadi kebakaran," tuturnya.

Baca Juga: MRT Jakarta Perkenalkan Masinis hingga Teknisi Perempuan

Dengan alasan itu, kata Mega, MRT Jakarta yang dana pembangunannya dibiayai oleh JICA atau pemerintah Jakarta, membuat upaya pemeliharaan bagaimana supaya filosofi tidak terjadi kebakaran terealisasi.

"Jadi kita gunakan material tidak mudah terbakar dari rolling stok sampai kursi lantai. Itu supaya  kebakaran tidak terjadi. Jadi bukan bagaimana kebakaran harus ngapaian," tuturnya.

<div class="vicon"><iframe width="480" height="340" src="https://video.okezone.com/embed/MjAxOC8wNC8xMy8xLzExMTExMy8wLw==" sandbox="allow-scripts allow-same-origin" layout="responsive"></iframe></div>

Halaman:
Share :
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Topik Artikel :
Berita Terkait
Terpopuler
Telusuri berita Finance lainnya