JAKARTA - Persiapan untuk arus mudik Lebaran pada Juli 2018 mendatang terus didorong. Pemerintah pun melakukan uji kelaikan sejumlah ruas tol yang akan digunakan pada masa mudik Lebaran.
Tak hanya itu, tarif tol untuk ruas Jakarta-Surabaya dikatakan hanya Rp344.000. Di sisi lain, PT Jasa Marga, sebagai salah satu pengelola jalan tol, juga mengupayakan pengurangan kemacetan di jalan tol saat musim mudik.
Berikut beberapa kesiapan menyambut musim mudik Lebaran 2018, seperti yang dirangkum Okezone, Kamis (10/5/2018).
1. 7 Ruas Tol Uji Kelaikan dan Ditargetkan Beroperasi Jelang Lebaran
Tujuh ruas tol ditargetkan beroperasi pada bulan Mei atau menjelang Lebaran 2018 ini. Maka dilakukan uji laik fungsi oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.
“Evaluasi laik fungsi jalan tol diselenggarakan dalam rangka pemenuhan persyaratan aspek teknis, operasi, dan administrasi sebagai jalan tol yang berkeselamatan,” kata Kepala Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Herry Trisaputra Zuna seperti dilansir laman setkab, Jakarta, Kamis, 3 Mei 2018.
Ketujuh ruas tol yang akan dievaluasi itu adalah ruas Tol Solo-Ngawi Seksi Kartosuro – Simpang Susun (SS) Sragen (36 km), Tol Bogor Ring Road Seksi 2B Kedung Badak-Simpang Yasmin (2 km), Tol Medan – Kualanamu – Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1 SS Tanjung Morawa-SS Parbarakan (10,75 km), Tol Gempol – Pasuruan Seksi 2 SS Rembang-SS Pasuruan (6,6 km), Akses Dryport Cikarang Tol Jakarta-Cikampek (3,5 km), Tol Pejagan-Pemalang Seksi SS Brebes Timur-Sewaka (37 km) dan Tol Pemalang-Batang Seksi Sewaka-SS Pemalang (5,2 km).
Menurut dia, sebelum dilakukan evaluasi, telah dilakukan Pra Laik Fungsi untuk mengetahui progres penyelesaian pekerjaan pada beberapa ruas tol yang mendekati selesai.
Pada ruas Tol Solo-Ngawi Seksi Kartosuro-Simpang Susun Sragen, Tol Bogor Ring Road Seksi 2B dan Jalan Tol MKTT Seksi 1, dan Tol Gempol-Pasuruan Seksi 2 penyelesaian pekerjaan berupa perapian-perapian ditargetkan selesai pada minggu pertama hingga minggu kedua Mei 2018.
Sementara untuk Akses Dryport Cikarang dalam tahap penyelesaian perbaikan permukaan perkerasan dan kelengkapan peralatan transaksi tol yang akan selesai pada akhir Mei 2018.
2. Tarif Tol Jakarta-Surabaya Hanya Rp344.000
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan tarif Tol Jakarta-Surabaya tak harus menyiapkan uang hingga jutaan Rupiah.
Kabalitbang Kementerian PUPR Danis Sumadilaga menerangkan, sebagai gambaran dan untuk diketahui masyarakat, untuk golongan I kendaraan yang mau menempuh Tol Jakarta-Merak sebesar Rp45.000, Tol Jakarta-Ciawi Rp6.500 dan Jakarta-Bandung sebesar Rp61.500.
"Untuk Tol Jakarta-Semarang Rp173.000, jadi tidak sampai juta-juta. Kemudian Semarang-Surabaya Rp171.000 dan Tol Jakarta-Surabaya 344.000," ujarnya di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa, 8 Mei 2018.
Di samping itu, di tol beberapa fasilitas rest area atau tempat istirahat sudah dimaksimalkan, seperti ditambah WC, hingga layanan penukaran uang elektronik.
3. Jasa Marga Siapkan Ratusan Card Reader Mobile
PT Jasa Marga akan menyiapkan card reader mobile (pembaca kartu bergerak) di sejumlah pintu tol saat arus mudik dan balik Lebaran 2018 dalam upaya mempercepat pelayanan pembayaran pengemudi kendaraan bermotor.
"Kita siapkan lebih dari seratusan card reader mobil dan petugasnya untuk melayani dan mempercepat pembayaran di gerbang tol," kata Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Desi Arryani kepada pers di Jakarta, Senin, 7 Mei 2018.
Desi mengatakan keberadaan alat bergerak tersebut akan sangat banyak membantu menurunkan antrean panjang yang selama ini banyak dikeluhkan pengemudi.
4. Jasa Marga Usulkan Penghentian Proyek Jalan Tol Jelang Lebaran
Desi Arryani menyatakan, upaya lain yang akan dilakukan Jasa Marga untuk mengurangi kemacetan adalah mengusulkan penghentian semua proyek pembangunan di jalan tol pada H-10 hingga H+10.
"Kita minta agar semua pembangunan proyek di jalan tol Jakarta-Cikampek dihentikan dan alat-alat berat disingkirkan dahulu," katanya.
Dia mengatakan, penghentian pembangunan proyek dan menyingkirkan alat berat akan banyak membantu mengurangi kemacetan parah yang selama ini terjadi.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)