JAKARTA - Optimisme PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bila target IPO atau perusahaan yang sahamnya tercatat di pasar modal bakal melesat dari target yang dipatok 35 emiten, rupanya berbeda dengan fakta d ilapangan.
Pasalnya, perusahaan penjamin emisi PT Danareksa Sekuritas mengungkapkan, saat ini sudah ada tiga perusahaan yang masuk pipeline memilih mengundurkan rencana penawaran umum saham perdana (initial public offering/IPO) ke kuartal IV-2018.
Ketiga perusahaan memilih menunda melantai di bursa saham lantaran mempertimbangkan kondisi pasar yang belum kondusif. Managing Director Danareksa Sekuritas, Boumedian Sihombing mengatakan ada tiga perusahaan, yakni PT Wika Realty, PT Panca Mitra Multiperdana dan PT Jasa Bersama Indonesia memilih untuk memundurkan rencana IPO-nya dari paruh pertama tahun ini menjadi semester kedua nanti dan paling lambat melakukan IPO pada kuartal IV-2018.,
"Ada tiga, Wika Realty, Panca Mitra sama Duck King, itu yang kita tunda, tidak jadi di semester satu jadi ke semester dua,” ujarnya di Jakarta.