"Setiap kali China lakukan depresiasi berdampak pada kurs negara-negara emerging market yang lain," jelas Mirza.
Mirza pun mengatakan bahwa Rupiah kali ini tidak melemah sendiri. Mata uang negara-negara lain seperti Afrika Selatan, Brasil, Cili, dan Polandia juga ikut tertekan.
Melansir Bloomberg Dollar Index, Jumat (20/7/2018) pukul 17.00 WIB, Rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 53 poin atau 0,37% ke level Rp14.495 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.474 per USD-Rp14.545 per USD.
Sementara Yahoofinance mencatat Rupiah melemah 5 poin atau 0,03% ke level Rp14.475 per USD. Rupiah hari ini bergerak di kisaran Rp14.468 per USD-Rp14.540 per USD.
(Kurniasih Miftakhul Jannah)