Skema tersebut memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Skema restrukturisasi utang diserahkan kepada Perusahaan Pengelola Aset (PPA), yang sampai sedikit demi sedikit telah memberikan hasil nyata. Seperti pelunasan hak dan kewajiban (gaji) para pegawai Merpati yang belum dibayarkan, sudah hampir selesai prosesnya.
Kementerian BUMN menyebutkan proses pembayaran hak tersebut telah 85 persen dan sudah ditandatangani proses penyelesaian Hubungan Industrial (PHI) untuk 900 pegawai dari total sekitar 1.200.
4. Sempat Berjaya di Era-1990an
Maskapai penerbangan milik BUMN saat ini hanya tinggal kenangan. Pasalnya, operasional dari Merpati ini sudah terhenti sejak tahun 2014 lalu.
Namun taukah, kamu jika Merpati pernah mencapai puncak kejayaan pada era-1990an. Namun sayangnya karena terlilit utang terlalu tinggi maskapai penerbangan itu terpaksa harus tutup pada tahun 2014.
(Rani Hardjanti)